Selasa, 23 Agustus 2011

perbedaan dan rasa syukur

بِسْــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

SMasih slalu bersyukur kepada اللّهُ atas semua anugrah yang telah di limpah kan Nya setiap saat,hingga masih diberi Nya kesempatan untuk menghirup udara segar pagi,menikmati indah nya terik sang surya yg menyinari,menikmati pesona alamNya yang begitu menyejukkan jiwa.

Berawal dari terbitnya mentari pagi,kicauan burung,tiupan lembut angin,dan jatuhnya sang embun,membawa kita untuk mengawali aktifitas,kesibukan kuliah,kantor,pekerjaan rumah,dan kesibukan lainnya membuat kita tersadar hidup ini memang keras,smua yg kita lakukan bukan hanya butuh tenaga,tp otak dan kemapuan,saling berkaitan,sejalan. Dan di sanalah kita mengenali suatu hubungan timbalbalik antara makluk Nya yang paling sempurna.
Manusia...
Masih banyak Manusia di dunia ini,yang tidak tau arti manusia sebenarnya,mereka beranggapan mereka adalah ciptaan Tuhan yg diberi akal dan pikiran,jika memang begitu mengapa masih banyak manusia yg tidak semaksimal mungkin menggunakan pikiran demi hidup mereka ?

Disini lah saya mulai belajar,anggapan dari mereka diluar sana yg mengatakan manusia ciptaan Tuhan yg paling sempurna itu manusia salah,sempurna dari sisi mana ? Fisik ? Kalo iya mengapa masih banyak saudara kita yg berkekurangan organ tubuhnya ? Dan mereka munusiakan ? Lantas, dari sisi akal kah ? Atau fikiran kah ? batin ? Kalau iya,mengapa masih banyak manusia berbuat salah? Bahkan kadang muncul kata2 dari mereka "manusia tak ada yg sempurna" benar,memang tak ada,lalu bagai mana pula dengan petinggi2 kita yg merasa dirinya sempurna ? Memang hanya merasa (bukan hanya petinggi). Kita kembali kepada sang pencipta, Tuhan belum tentu اللّهُ ,dan اللّهُ sudah pasti Tuhan ku,yang Maha Sempurna,yang menciptakan umatnya dengan berbagai perbedaan.
Dan saya masih belajar lagi arti dari perbedan itu apa,dulu juga pernah saya posting di blog ini,secara pribadi saya belajar dari orang2 sekitar arti perbedaan dan rasa syukur akan perbedaan tersebut,ternyata memang benar,fisik,kekayaan,kedudukan,membuat sebagian orang beranggapan bahwa, " kita ini berbeda " mereka tidak pernah berfikir karna perbedaanlah kita dapat belajar dan mengisi dan berbagi satu sama lainya. Tapi ini yang tak ada pada mereka,bahkan perbedaanpun membuat mereka lupa bersyukur. Dan saya pun masih belajar disini,mengapa,mereka yang berkedudukan,ber uang banyak,tak sedikit yang tidak bersyukur,ketimbang mereka yang hidup serba kekurangan ?
Apa arinya kesombongan mereka dan kekayaan mereka sekarang ? Kesenangan ? Hingga kesenagna pun membuat mereka lupa apa itu dosa, mereka yang berJas,bergaun cantik,berhias kilauan emas dan permata,bermobil mahal,berumah gedung,dimana mereka saat orang yg sedang berkesusahan dan membutuhkan bantuan mereka orang2 terhormat ?
Subhanallah,miris memang,tak sedikit dari mereka yang lupa pada Mu.
Lalu bagaimana dengan kalimat ini " jika surga dan neraka tak pernah ada,masihkah kau bersujud kepada Nya ? " Pertanyaan besar,saya pun percaya surga dan neraka itu benar adanya,lantas,kita kembali kemereka,saya juga yakin mereka percaya surga dan neraka itu ada,lalu kenapa masih banyak mereka tak sadar akan hal itu ? Untuk bersyukur pun lupa,apalagi bersujud. Tak sedikit tangisan datang saat اللّهُ memberikan teguran,disaat itu lah mereka berteriak " Allahuakbar "

Dan saya akan terus belajar dari ini,bersyukur,اللّهُ slalu ada di setiap denyut nadi dan aliran darah umat Nya,اللّهُ sayang pada umatnya skalipun mereka tlah lupa pada Nya,
Beri mereka anugrah Mu ya اللّهُ ,beri mereka petunjuk Mu,
Bukan hanya mereka,kami hambaMu,yang masih membutuhkan kasih sayangmu,berikan kami slalu petunjuk untuk lebih dekat dan lebih dekat lagi dengan Mu ya اللّهُ , Engkau yang maha melihat, tegurlah kami di saat kami melakukan kesalahan,kau yang maha pendengar,dengarkan doa2 kami,jeritan hati kami disaat bersujud dan mohon ampun kepadaMu,Engkau yang maha pemaaf,maaf kan atas kesombongan kami yang terkadang masih lupa padaMu,Engkau yang maha pengasih dan penyayang,hanya pada Mu kami meminta dan memohon petunjuk menuju jalan lurus Mu...
Dan arti perbedaan itu sendiri,sangat mendalam saya masih berusaha untuk belajar dari kehidupan kita yg berbagai ini,karna setiap sikap ataupun kata yang terucap tak kan luput dari sebuah perbedaan. Belajar lagi entah sampai kapan dan mungkin اللّهُ pun yang akan menjawab nya...

Nice..
See u...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar